Liga Utama ~ kram mnestruasi yang juga di kenal sebagai dismenore atau nyeri periode, bisa menjadi salah satu pengalaman paling menyakitkan yang di rasakan di perut bagian bawah seorang wanita ini dapat terjadi sebelumnya dan selama periode menstruasi wanita
rasa sakit berkisar dari 1 menjadi tumpul dan 4 menjadi agak ekstrim sampai 6 yang menggangu sampai 10 sebagai parah, ya itu melompat ke 10 kadang kadang ketika seorang wanita memiliki dismenore, ada saat dimana mereka harus berbaring di tempat tidur sepanjang hari dan berusaha mengabaikan rasa sakit yang biasanya tidak bisa mereka lakukan. ada kalanya mereka menangis karna rasa sakit yang mereka rasakandi perut bagian bawah
ada wanita yang beruntung dan tampaknya tidak terlalu sakit setiap kali mereka mengalami menstruasi. memiliki periodesetiap bulan bisa sedikit menjengkelkan terutama jika anda belum menemukan pembalut wanita yang paling cocok untuk kulit anda karena dapar menyebabkan ruam
wanita dapat merasa kembung, jengkel, bahagia, sedih, emosional, dll. ketika mereka memiliki periode mereka, jadi untuk semua pria atau wanita diluar sana berhati-hatilah dan ekstra hati-hati dan sabar dengan wanita penting dalam hidup anda sekaran gjuga di masa depan
memiliki kram menstruasi biasanya di mulai setelah tiga tahun periode pertama anda dan akan menurun sering pertambahan usia anda beberapa orang percaya bahwa mengalami sakit periode di sebabkan oleh jumlah prostaglandin yang berlebihan yang merupakanzat mirip hormon yang terlibat dengan rasa sakit dan proses peradangan
ada 2 jenis nyeri periode, dn ini adalah :
1. Dismenore Primer
ini adalah jenis periode menyakitkan yang paling umum ini terjadi ketika tidak ada masalah mendasar di dalam rahim atau panggul ini snagant umum pada remaja dan wanita di usia 20-an
2. Dismenore Sekunder
ini adalah rasa sakit yang di sebabkan oleh masalah di dalam rahim atau daerah panggul, ini kurang umum, tetapi ketika wanita mencapai usia 30an - 40an itu lebih mungkin memicu
beberapa kaum wanita bisa sangat menyakitkan jika ini masalahnya , temui dokter kandungan atau dokter spesialis untuk memeriksanya


0 comments