Liga Utama ~ Cinta Ditolak Berakhir dalam rumah kosong – Suatu hari Nisa terlambat bangun untuk berangkat sekolah padahal sebelumnya dia selalu bangun lebih pagi. Mungkin semalam keasyikan nonton acara TV jadi pagi ini dia harus buru-buru karena tidak ingin terlambat sampai di Sekolah. Nisa adalah pelajar kelas 1 SMA, minggu depan dia akan berulang tahun yang ke-16.
Dengan wajah yang manis, rambut sebahu, kulit putih bersih, mata bening dan ukuran payudara 34C, tak heran Nisa selalu menjadi incaran para lelaki baik yang sekedar iseng menggoda atau yang serius ingin memacarinya. Tetapi sampai hari ini Nisa belum mendapatkan pilihannya.
Alasannya cukup klasik, Maaf ya… kita temenan aja dulu soalnya saya belum berani pacaran, kan masih kecil ntar dimarahin ortu kalau ketahuan.. Selalu begitu alasannya kepada setiap lelaki yang mendekatinya. Beginilah Nisa, gadis manis yang belum terjamah pergaulan bebas metropolis seperti Jakarta tempat tinggalnya. Nisa mungkin akan cukup lama bertahan dalam keluguannya kalau saja peristiwa itu tidak terjadi.
Pagi itu seusai menyiapkan diri untuk berangkat, Nisa sedikit tergesa-gesa mengendarai motornya. Tanpa disadarinya dari kejauhan ada 3 pasang mata mulai mengintainya. Bayu salah seorang mahasiswa yang pernah ditolak cintanya oleh Nisa, hari itu mengajak 2 temannnya yang bernama Fadir dan Nando yang terkenal bejat untuk memberi pelajaran buat Nisa karena Bayu yang playboy paling pantang untuk ditolak, apalagi oleh gadis ingusan seperti Nisa.
Tepat di jalan sempit yang hampir jarang dilewati orang, Bayu dan kawan-kawan menghadang dengan mobilnya, karena mereka tahu persis Nisa akan melewati jalan pintas ini menuju sekolahnya. Sedikit kaget melihat mobil menghadang jalannya, Nisa gugup dan terjatuh dari motornya. Bayu yang berada di dalam mobil kemudian beranjak keluar.
Hai Nisa, jatuh ya ?? kata Bayu dengan santainya.
Apa-apaan sih kamu ? Mau bunuh aku ya ? Omel Nisa dengan wajah kesal.
Nggak, cuman aku mau kamu jadi pacarku.. jangan nolak lagi lho ! Ntar… kata Bayu yang belum sempat menyelesaikan kata-katanya.
Ntar apa ?? potong Nisa yang masih dengan wajah kesal.
Ntar gue perkosa lo !!!
Sialan dasar usil, cepetan minggir aku udah telat nih !! bentak Nisa.
Ntar apa ?? potong Nisa yang masih dengan wajah kesal.
Ntar gue perkosa lo !!!
Sialan dasar usil, cepetan minggir aku udah telat nih !! bentak Nisa.
Air mata di pipinya mulai menetes karena Bayu tetap menghalangi jalannya.
Bayu pleaseee minggir dong !! pintanya sudah tidak sabaran lagi.
Bayu mulai mendekati Nisa yang gemetar tidak tahu harus bagaimana lagi menghadapi bajingan ini. Tiba-tiba dari arah belakang sebuah pukulan telak mendarat di tengkuk Nisa yang membuatnya pingsan seketika. Rupanya Fadir yang daritadi bersembunyi di balik pohon bersama Nando yang sudah tidak sabar lagi.
Bayu pleaseee minggir dong !! pintanya sudah tidak sabaran lagi.
Bayu mulai mendekati Nisa yang gemetar tidak tahu harus bagaimana lagi menghadapi bajingan ini. Tiba-tiba dari arah belakang sebuah pukulan telak mendarat di tengkuk Nisa yang membuatnya pingsan seketika. Rupanya Fadir yang daritadi bersembunyi di balik pohon bersama Nando yang sudah tidak sabar lagi.
Ayo kita angkut dia !! perintah Bayu kepada teman-temannya.
Singkat cerita, Nisa dibawa ke sebuah rumah kosong di pinggiran kota dimana rumah itu menyendiri alias jauh dari rumah-rumah yang lainnya, sehingga apapun yang terjadi di dalamnya tidak akan diketahui siapapun.
Sebuah tamparan di pipinya membuat gadis ini mulai siuman. Dengan tatapan nafsu dari 2 pria yang sama sekali tidak dikenalnya kecuali Bayu. Nisa mulai ketakutan memandang sekelilingnya. Apa yang akan terjadi samar-samar mulai terbayang di matanya. Jelas sekali dia akan diperkosa oleh 3 orang. Rupanya mereka sudah tidak sabaran lagi untuk segera memperkosa Nisa. Tangan-tangan mereka mulai merobek-robek pakaian gadis itu dengan sangat kasar tanpa perduli teriakan ampun maupun tangisan Nisa.
Setelah menelanjangi Nisa sehingga Nisa benar-benar bugil. Sekali sentak Erwin menjambak rambut Nisa dan menariknya, sehingga tubuh Nisa yang terkulai di lantai terangkat ke atas dalam posisi berlutut menghadap Nando
Bayu.. lo mau gue apain nih cewek ? kata Nando sambil melirik ke arah Bayu.
Terserah deh, emang gue pikirin..
Erwin menatap sebentar ke arah Nisa yang sudah sangat ketakutan, air matanya nampak mengalir dan PLAKKK… tamparan Erwin melayang ke pipinya.
Bayu.. lo mau gue apain nih cewek ? kata Nando sambil melirik ke arah Bayu.
Terserah deh, emang gue pikirin..
Erwin menatap sebentar ke arah Nisa yang sudah sangat ketakutan, air matanya nampak mengalir dan PLAKKK… tamparan Erwin melayang ke pipinya.
Bayu dan Fadir mulai membuka pakaian masing-masing sehingga sekejap semua yang berada dalam ruangan itu telanjang bulat. Nisa yang terduduk di lantai karena dicampakkan Nando kembali menerima perlakuan serupa dari Bayu yang kembali menjambak rambutnya, hanya saja tidak menariknya ke atas, tetapi ke bawah, sehingga sekarang Nisa dalam posisi telentang. Teman-teman Bayu memegangi kedua tangan dan kaki Nisa, sedangkan Bayu duduk tepat di atas kedua payudara Nisa. Penis Bayu yang sudah mengeras dengan panjang 16cm ditempelkan ke bibir Nisa.
Ayo isap kontol gue !! bentak Bayu tidak sabaran.
Karena Nisa tidak juga membuka mulutnya, Bayu menampar Nisa berkali-kali. Karena tidak tahan, akhirnya mulut mungil Nisa mulai terbuka. Tanpa ampun Bayu yang sudah tidak sabaran memasukkan penisnya sampai habis, tonjolan kepala penis Bayu nampak di tenggorokan Nisa.
Karena Nisa tidak juga membuka mulutnya, Bayu menampar Nisa berkali-kali. Karena tidak tahan, akhirnya mulut mungil Nisa mulai terbuka. Tanpa ampun Bayu yang sudah tidak sabaran memasukkan penisnya sampai habis, tonjolan kepala penis Bayu nampak di tenggorokan Nisa.
Bayu mulai memaju-mundurkan penisnya di mulut Nisa selama kurang lebih 5 menit tanpa memberi kesempatan Nisa untuk bernafas. Nisa kesakitan dan mulai kehabisan nafas namun Bayu bukannya kasihan tetapi malah semakin brutal menancapkan penisnya.
Selang beberapa saat, Bayu mengeluarkan penisnya dari mulut Nisa dan segera diganti oleh Penis Nando yang panjangnya hampir 19cm. Fadir yang daritadi memegang kaki Nisa mulai menjalankan aksinya. Paha Nisa ditarik ke atas dan mengarahkan penisnya ke vagina Nisa. Penis Fadli yang paling besar di antara kedua rekannya tidak terlalu gampang menembus vagina Nisa yang memang sangat sempit karena masih perawan.
Tetapi Fadli tidak peduli, penisnya terus ditekan ke dalam vagina Nisa dan tidak berapa lama Nisa tampak meringis kesakitan tetapi tidak mampu bersuara karena mulutnya tersumbat penis nando yang dengan kasarnya menembus hingga tenggorokannya. Fadli memaju-mundurkan penisnya ke dalam vagina Nisa dan nampak darah mulai menetes dari vagina Nisa. Keperawanan Nisa telah direnggut oleh Fadli. nando yang tidak puas akan pelayanan Nisa nampak kesal.
Ayo isap atau gue cekik lo !! bentaknya ke arah Nisa yang sudah dingin pandangannya.
Nisa yang sudah putus asa hanya dapat menuruti keinginan nando. Mulutnya dimaju-mundurkan sambil menghisap penis nando
Nisa yang sudah putus asa hanya dapat menuruti keinginan nando. Mulutnya dimaju-mundurkan sambil menghisap penis nando
Ayo cepat !! kata nando lagi.
Karena dalam posisinya yang telentang, agak sulit bagi Nisa menaik-turunkan kepalanya untuk mengulum penis nando tetapi nando rupanya tidak mau peduli. Niken melingkarkan tangannya ke pinggang nando sehingga dia dapat sedikit mempercepat gerakannya sesuai keinginan nando .
Karena dalam posisinya yang telentang, agak sulit bagi Nisa menaik-turunkan kepalanya untuk mengulum penis nando tetapi nando rupanya tidak mau peduli. Niken melingkarkan tangannya ke pinggang nando sehingga dia dapat sedikit mempercepat gerakannya sesuai keinginan nando .
Hampir 15 menit berlalu, nando hampir ejakulasi lalu rambut Nisa ditarik ke bawah sehingga wajahnya menengadah ke atas. nando mencabut penisnya dari mulut Nisa
Buka yang lebar dan keluarin lidah lo !! bentaknya lagi.
Nisa membuka mulutnya lebar-lebar dan menjulurkan lidahnya keluar. Erwin memasukkan kembali setengah penisnya ke mulut Nisa dan Aaaahhhhhh… Crot.. Crroott.. Crroooottt… Sperma Nando yang banyak masuk ke mulut Niken.
Telan semuanya !!!! bentak Nando
Buka yang lebar dan keluarin lidah lo !! bentaknya lagi.
Nisa membuka mulutnya lebar-lebar dan menjulurkan lidahnya keluar. Erwin memasukkan kembali setengah penisnya ke mulut Nisa dan Aaaahhhhhh… Crot.. Crroott.. Crroooottt… Sperma Nando yang banyak masuk ke mulut Niken.
Telan semuanya !!!! bentak Nando
Nisa terpaksa menelan semua sperma nando yang masuk ke mulutnya, walau sebagian ada yang mengalir di sela-sela bibirnya.
Fadli yang juga hampir ejakulasi mencabut penisnya dari vagina Nisa dan mengangkat ke atas dada Nisa dan bersamaan dengan nando mencabut penisnya dari mulut Nisa. Fadli memasukkan penisnya ke mulut Niken sampai habis masuk hingga ke tenggorokan Niken. Kemudian… Crot.. Croott.. Crroooottt… kali ini sperma Fadli langsung masuk melewati tenggorokan Nisa.
Bayu yang daritadi menonton perbuatan kedua rekannya melakukan hal serupa yang dilakukan Fadli hanya saja Bayu menyemprotkan spermanya ke dalam vagina Nisa.
Begitulah selanjutnya, masing-masing dari mereka kembali memperkosa Nisa sehingga baik Bayu, Fadli dan nando dapat merasakan nikmatnya vagina Nisa dan hangatnya kuluman bibir Nisa yang melingkari penis-penis mereka. Mereka benar-benar sudah melampaui batasan keinginan berbalas dendam terhadap Nisa yang tadinya masih polos itu.
Sebelum meninggalkan Nisa sendirian di rumah kosong, mereka sempat mengambil foto-foto telanjang Nisa yang dipergunakan untuk mengancam Nisa seandainya buka mulut. Foto-foto tersebut akan disebarkan ke sekolah Nisa jika memang benar-benar Nisa melaporkan hal tersebut ke orang lain.
Hari-hari selanjutnya dengan berbagai ancaman, Nisa terpaksa pasrah diperkosa kembali oleh Bayu dan kawan-kawan sampai tidak dapat dihitung berapa kali dan Nisa dipaksa menelan sperma setiap pemerkosanya.


0 comments